Pelatihan dan Pendampingan Pengembangan Soal Matematika Tipe PISA Berbasis Konteks Kearifan Lokal
Sebagai bagian dari komitmen Universitas Sriwijaya (UNSRI) dalam memperkuat kapasitas guru dan meningkatkan mutu pembelajaran matematika di sekolah, Program Doktor Pendidikan Matematika FKIP UNSRI melaksanakan kegiatan Pelatihan dan Pendampingan Pengembangan Soal Matematika Tipe PISA Berbasis Konteks Kearifan Lokal bagi Guru SMP di Desa Meranjat, Kabupaten Ogan Ilir. Kegiatan ini berlangsung selama September hingga November 2025, sebagai wujud nyata program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang terintegrasi dengan penelitian dan pengembangan pembelajaran matematika kontekstual di Indonesia.
Mengangkat Kearifan Lokal sebagai Konteks Pembelajaran
Pelatihan ini difokuskan pada bagaimana guru dapat mengembangkan soal-soal matematika bergaya PISA (Programme for International Student Assessment) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA) dengan mengangkat nilai-nilai kearifan lokal di sekitar lingkungan peserta didik. Pendekatan ini bertujuan agar pembelajaran matematika menjadi lebih bermakna dan dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa.
Periode Kegiatan: September – November 2025 Lokasi: Desa Meranjat, Kabupaten Ogan Ilir Penyelenggara: Program Doktor Pendidikan Matematika FKIP Universitas Sriwijaya
Narasumber dan Tema Kegiatan
Kegiatan ini menghadirkan beberapa narasumber ahli dalam bidang pendidikan matematika:
Prof. Dr. Ratu Ilma Indra Putri, M.Si. dan Prof. Dr. Zulkardi, M.I.Komp., M.Sc. – yang memberikan pemaparan tentang Pengembangan Soal PISA dan TKA Berbasis Konteks Kearifan Lokal.
Irma Risdiyanti, M.Pd. – membahas tentang Penerapan Soal-Soal TKA dan PISA melalui Media Sosial Instagram sebagai sarana pembelajaran interaktif berbasis digital.
Ida Hamidah, M.Pd. – menutup sesi dengan tema Penerapan Soal PISA dan TKA dalam Game Edukasi RPG, yang merupakan hasil pengembangan penelitian disertasi beliau tentang model lingkungan belajar literasi matematika berbantuan game edukatif dalam konteks wisata religi Cirebon.
Kolaborasi untuk Meningkatkan Literasi Matematika
Melalui kegiatan ini, guru-guru SMP di Kabupaten Ogan Ilir mendapatkan kesempatan untuk berlatih mengembangkan soal kontekstual, mendesain asesmen literasi matematika, serta mengenal berbagai pendekatan inovatif berbasis teknologi dan budaya lokal.
Pendampingan dilakukan secara berkelanjutan selama tiga bulan, dengan sesi teori, praktik, serta refleksi untuk menghasilkan produk soal yang siap digunakan di kelas. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan guru di lapangan mampu menghadirkan pembelajaran matematika yang bermakna, kontekstual, dan berakar pada budaya lokal Indonesia.
Penulis:
Tim Publikasi Komunitas RPG
(Disunting oleh Ida Hamidah, Mahasiswa Doktor Pendidikan Matematika Universitas Sriwijaya)